oleh

Pencairan Dana Desa Baru 200 Kabupaten

 

JAKARTA, Pelitajakarta.com – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) minta kepada pemerintah daerah (pemda) dan DPRD untuk segera mencairkan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) nya, supaya dana desa bisa ditransfer dari pusat ke daerah kemudian dari daerah ke desa.

Imbauan itu disampaikannya di sela acara penandatanganan kesepahaman kerja sama antara para perusahaan dan pemda, terkait program pengembangan produk unggulan kawasan pedesaan (prukades), di kantor Kemendes PDTT Jakarta, Rabu (28/2/2018).

Lebih lanjut dikatakannya, tahun ini, dana desa sudah cair di 200 kabupaten. Diakuinya, masih ada beberapa yang belum cair karena tarik menarik antara Pemda dan DPRD, sehingga APBD masih belum disahkan. Walau begitu, dia menyatakan, telah berkomunikasi intens dengan kepala daerah dan Mendagri untuk kelancaran dana desa.

“Pak Mendagri sudah mengirimkan pesan pada Pemda supaya APBD segera disahkan,” ujarnya. Menurut Mendes PDTT, tarik menarik ini terjadi karena politik. Untuk pengesahan APBD, dikatakannya, pasti ada visi yang harus sama antara Pemda dan DPRD.

Di sisi lain, dia menyatakan kegembiraannya, karena sudah 93 persen desa yang menggunakan sistem keuangan desa (siskudes). “Jadi, laporan juga semakin cepat dan memudahkan mereka. Tinggal entry lalu keluar laporannya.” kata Mendes PDTT.

Prukades

Program Unggulan Kawasan Pedesaan (Prukades) yang telah menjadi gerakan nasional tahun lalu, dimana setiap kepala daerah diwajibkan untuk menetapkan satu fokus pengembangan potensi di masing-masing wilayahnya.

Menteri Desa, Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Eko Putro Sandjojo menjelaskan, Presiden Joko Widodo sudah memberikan instruksi langsung kepada 19 Kementerian dan Lembaga untuk mendukung program-program yang dijalankan Kementerian Desa, Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi.

Salah satunya yaitu untuk mendukung pengembangan Prukades dengan memberikan afirmasi seusai dengan bidang kementerian masing-masing.

Hari ini, Kementerian Desa, Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi melakukan kerjasama dengan lebih 100 Kabupaten dan 40 sektor perbankan dan swasta.

“Ini pengembangan lebih dalam dari prukades. Hari ini ada lebih dari 100 Kabupaten, 40 perbankan dan swasta yang mau duduk bersama untuk daerah masing-masing menandatangani MoU,” katanya.

Menurut Mendes, akan ada kerjasama semua pihak dalam mambatu mengembangkan potensi unggulan desa.

“Prukades, misal ada yang mau menanam jagung nanti kementerian terkait bantu apa, dunia usaha, perbankan bantu apa, pemda bantu apa. Jadi size besar seperti model Pandeglang, Halmahera Barat dikloning secara massif,” tegasnya. (Anang)

Berita Terkait