Beranda Peristiwa Megapolitan Pekerja Sosial Berperan Membangun Manusia yang Berkesejahteraan

Pekerja Sosial Berperan Membangun Manusia yang Berkesejahteraan

45
Pekerja Sosial Berperan Membangun Manusia yang Berkesejahteraan

JAKARTA, Pelitajakarta.com-Pekerja sosial memiliki peran dalam proses pembangunan kesejahteraan suatu daerah.

Karena pekerja sosial menjadi salah satu profesi pertolongan kemanusiaan yang harus berani hadir dan tampil sejajar dengan profesi lainnya.

Ketua Dewan Perwakilan Daerah Ikatan Pekerja Sosial Profesional Indonesia (IPSPI) DKI Jakara, Mariana menyampaikan, jika melihat kondisi DKI Jakarta, perlu peran pekerja sosial untuk menjadi profesi yang diperhitungkan dalam membangun manusia yang berkesejahteraan.

“Ini menjadi momentum yang sangat penting bagi para pekerja sosial untuk mengingat tentang tujuan dan harapan profesi pekerjaan sosial di tengah-tengah masyarakat,” kata Mariana dalam malam refleksi Hari Pekerja Sosial Sedunia 2018 di Kantor Dinas Sosial DKI Jakarta pada Selasa malam (20/3).

Dalam malam refleksi itu, pihaknya memperingati Hari Pekerjaan Sosial Sedunia yang ke-35 tahun dengan tema “Mempromosikan Keberlanjutan Komunitas dan Lingkungan.” Peringatan ini merupakan kesepakatan bersama antara International Federation of Social Workers (IFSW), International Association School of Social Work (IASSW), dan United Nation (UN) yang dirayakan setiap minggu ketiga di bulan Maret.

Mariana juga mengatakan, ada beberapa hal penting yang menjadi agenda besar bersama bagi pekerja sosial. Agenda itu sebagai upaya membangun kesejahteraan di tengah-tengah masyarakat sekaligus eksistensi dan profesionalitas para pekerja sosial.

“Pertama, dukungan terhadap Rancangan Undang-undang Praktik Pekerjaan Sosial yang tidak boleh kendur dan harus kita dukung penuh, saat ini telah masuk Prolegnas 2018 Komisi VIII DPR RI, semoga tahun ini dapat diketuk dan memiliki legalitas yang berkekuatan hukum penuh,” ujar Mariana.

Sedangkan kedua, penguatan dan pengembangan kapasitas pekerja sosial yang harus meningkat setiap waktu. Hal ini menegaskan bahwa kesiapan dan kemampuan pekerja sosial untuk menjangkau persoalan sosial yang dinamis.

Lalu terakhir, tentang pengawasan dan perlindungan pekerja sosial dalam proses pekerjaan sosial yang terus dilaksanakan.

“Mari kita berjuang bersama-sama untuk berkarya agar meraih masa depan profesi pekerjaan sosial yang lebih maju dan profesional,” ungkap Mariana.

Selain itu pihaknya berterima kasih kepada Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta, Konsorsium Pekerjaan Sosial Indonesia (KPSI), Dewan Nasional Indonesia untuk Kesejahteraan Sosial (DNIKS), Social Work Sketch, Forkomkasi Jakarta, UIN Syarif Hidayatullah, HMIKS UI STISIP Widuri dan Perguruan tinggi lainnya, serta pihak lainnya yang turut berpartisipasi dalam mendukung upaya pekerja sosial membangun kesejahteraan masyarakat.(Ivan)