Beranda Peristiwa Megapolitan Kebakaran Melalap Perumahan Padat Penduduk di Taman Kota Jakbar

Kebakaran Melalap Perumahan Padat Penduduk di Taman Kota Jakbar

91
Kebakaran Melalap Perumahan Padat Penduduk di Taman Kota Jakbar

KEMBANGAN, Pelitajakarta.com – Musibah kebakaran yang menghanguskan ratusan rumah penduduk padat, kini kembali lagi terjadi diwilayah Jakarta Barat. Kali ini, kebakaran hebat rumah penduduk padat itu, terjadi di Jalan Perumahan Taman Kota Blok A1, Rt.16/05, Kelurahan Kembangan Utara, Kecamatan Kembangan Jakarta Barat. Kamis  (29/3/2018).

Walikota Jakarta Barat, H.Anas Effendi pada saat dilokasi kejadian mengatakan, dalam insiden itu dilaporkan sementara sebanyak tiga ratus rumah dari 500 KK dan 2500 jiwa. Sementara itu, korban luka luka dua orang diantaranya warga dan petugas Dinas Damkar. Sementara dua warga lainnya telah meninggal dunia.

Kebakaran Melalap Perumahan Padat Penduduk di Taman Kota Jakbar

Pihaknya bersama tiga pilar, kata Walikota, sudah menyiapkan Posko di Pos RW 05 Kelurahan Kembangan Utara. Dan musholah.”Kita sudah kordinasi dengan BPBD DKI,PMI, Dinas Kesehatan, Tagana.,Tim Siaga Bencana. Polsek Kembangan. Danramil. PPSU, Sudin LH, PALYJA. Sudin Sosial,” kata Walikota Jakbar.

Sementara, Camat Kembangan Agus Ramdani menjelaskan, korban  yang meninggal atas nama Apo usia 70 dan nyonya Ana 40 tahun.Sedangkan korban yang mengalami luka bakar adalah Rifai petugas damkar. Mereka kini sudah dievakuasi ke RSCM.

“Akibat kebakaran masih dalam penelitian forensik polri, sedangkan kerugian kurleb 4 M (rumah permanen 5 komplek taman kota, 53 motor, 300 rumah semi permanen beserta isinya),” ujar Camat kembangan

Dalam insiden kebakaran tersebut yang menghanguskan sebanyak tiga ratus rumah yang ada di permukimam penduduk, tepatnya disusi rel, kemudian api dapat dipadamkan oleh sebanyak dua puluh lima unit armada Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Barat.

Hingga saat ini, belum diketahui penyebab kebakaran maupun kerugian material. Terkait kasus penyebab kebakaran yang menghanguskan ratusan rumah itu  masih dalam proses penyelidikan aparat Kepolisian.(Ivn)