Beranda Peristiwa Megapolitan Polda Metro Jaya Memeriksa Kepala Dinas Pariwisata DKI Jakarta Tinia Budiati

Polda Metro Jaya Memeriksa Kepala Dinas Pariwisata DKI Jakarta Tinia Budiati

550
Polda Metro Jaya Memeriksa Kepala Dinas Pariwisata DKI Jakarta Tinia Budiati
Kepala Dinas Pariwisata DKI Jakarta Tinia Budiati. Foto: twitter@BeritaJakarta

JAKARTA, Pelitajakarta.com – Penyidik Polda Metro Jaya memeriksa Kepala Dinas Pariwisata DKI Jakarta Tinia Budiati terkait kegiatan pesta rakyat yang digelar di kawasan Monumen Nasional (Monas) Jakarta Pusat.

“Agenda pemeriksaan selanjutnya Kadis Pariwisata DKI Jakarta,” kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono di Jakarta, Kamis (24/5/2018).

Argo mengungkapkan penyidik kepolisian akan menanyakan tugas pokok dan prosedur perizinan kegiatan umum seperti acara yang digelar Forum Untukmu Indonesia (FUI) di Monas.

Pemeriksaan terhadap Tinia dilakukan usai penyidik kepolisian meminta keterangan Kepala UPT Monas Munjirin.

Sebelumnya, FUI menggelar pesta rakyat dan pembagian bahan pokok di kawasan Monas Jakarta Pusat pada Sabtu (28/4).

Acara itu diduga menewaskan dua anak, yakni Mahesha Junaedi dan Rizki diduga usai mengantre pembagian bahan pokok.

Sementara itu, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono menjelaskan kronologis kejadian ketika petugas kepolisian menerima laporan seorang remaja berusia 13 tahun tidak sadarkan diri di seberang Mabes TNI Angkatan Darat (AD), Jakarta Pusat.

Saat itu, petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) melintasi lokasi kejadian menggunakan mobil ambulans kemudian membawa remaja itu ke Rumah Sakit Tarakan, Jakarta Pusat.

Tiba di Rumah Sakit Tarakan korban dalam kondisi masih hidup kemudian menjalani perawatan, namun nyawa remaja itu tidak tertolong.

Argo menduga korban meninggal dunia akibat suhu badan meningkat dan dehidrasi karena kekurangan cairan.

Selanjutnya, polisi juga mendapatkan laporan tentang seorang remaja berusia 11 tahun meninggal dunia RS Tarakan pada Minggu (29/4) pagi sekitar pukul 05.00 WIB.

Argo menyatakan polisi sempat menanyakan kepada dokter jaga perihal penyebab kematian remaja itu akibat dehidrasi dan suhu badan tinggi.