oleh

Peringati World Book Day, Anak Panti Disabilitas Raih Juara

JAKARTA, Pelitajakarta.com – Memperingati World Book Day, anak-anak panti disabilitas dari Dinas Sosial DKI Jakarta berpartisipasi dalam Deklamasi Anak Berkebutuhan Khusus dan Lomba Mewarnai yang diadakan Dinas Perpustakaan dan Pengarsipan DKI Jakarta.

Anak-anak binaaan Panti Sosial Bina Netra Rungu Wicara Cahaya Bathin mengirimkan 39 orang anak untuk berpartisipasi dalam peringatan tersebut. Peringatan itu diisi dengan lomba deklamasi, lomba unjuk bakat, dan mewarnai serta menggambar.

Peringati World Book Day, Anak Panti Disabilitas Raih Juara

“Alhamdulillah pada kesempatan kali ini beberapa anak binaan PSBNRW Cahaya Bathin Dinas Sosial DKI jakarta berhasil meraih juara,” ujar Mukhlisin Kepala PSBNRW Cahaya Bathin saat dihubungi pada Jumat (6/4).

Ia melanjutkan, dalam perlombaan deklamasi anak binaannya berhasil menjadi juara pertama, yaitu Aulia Auranya Aji dengan berhasil membawa pulang uang sebesar Rp 3,500,000 berserta Plakat ke I dari Dinas Perpustakaan dan Pengarsipan.

Kemudian ajang unjuk bakat juga meraih juara pertama yaitu Fajar Trihadi dengan berhasil membawa pulang uang sebesar Rp. 3,500,000 dan Plakat Ke I dari Dinas Perpustakaan dan Pengarsipan.

Sedangkan Juara ketiga pun berhasil diraih oleh Nur Fatma dengan membawa uang sebesar Rp. 2,500,000 dan Plakat ke III dari Dinas Perpustakaan dan Pengarsipan.

Tidak hanya juara pertama hingga ketiga, anak binaannya juga memborong juara lain dengan juara harapan satu diraih oleh Rubben Albert Panggabean dengan berhasil membawa uang sebesar Rp. 2,000,000. dan juara Harapan dua diraih oleh Rangga Eka Putra.dan berhasil membawa uang sebesar Rp. 1,500,000.

Acara yang diselenggarakan di Taman Ismali Marzuki (TIM) Jakarta Pusat, diikuti binaan-binaan panti di Dinas Sosial dari yayasan swasta serta anak berkebutuhan khusus (ABK) lainnya yang berada di Provinsi DKI Jakarta.

“Kami berharap juara yang diraih ini membuat mereka gembira dan termotivasi. Karena anak-anak ini hidupnya masih panjang. Kami dorong agar meskipun disabilitas tapi bisa berprestasi,” ungkap Mukhlisin.

Berita Terkait