oleh

Penjualan Sembako Murah di RPTRA Cengkareng Timur Ricuh

CENGKARENG, Pelitajakarta.com – Penjualan pangan murah yang digelar oleh pihak Dinas  Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta, di RPTRA Berseri, Rt. 12/11, Kelurahan Cengkareng Timur, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat ricuh, Rabu (11/4/2018).

Berdasarkan pantuan kericuhan itu terjadi berawal pada pukul 09.12 Wib, ketika rencana terjadinya pengurangan soal penjualan sembako murah yang seharusnya sebanyak 1500, menjadi sebanyak 200 paket yang dilakukan oleh pihak Kelurahan Cengkareng Timur. Mendengar akan ada pengurangan itu, ratusan warga yang mengantri sejak pukul 06.00 Wib kesal dan meneriaki pihak Kelurahan sambil dorong mendorong. “Kita mengantri sejak pukul 06,00 Wib, ini warga sudah ratusan orang yang mengantri, kalau dua ratus paket kami mana kebagian,”teriak Sumi Warga Cengkareng Timur.

Kericuhan itu tidak berlangsung lama setelah pihak KPKP Jakarta Barat melerai memberikan arahan kepada warga yang umumnya banyak kaum wanita.

Rizki petugas food station dilokasi itu mengatakan, sebelumnya permintraan dari pengelola sebanyak 1500,namun dari Kelurahan Cengkareng Timur hanya minta dua ratus.Warga kemudian tidak terima lantaran antrianbyang sudah cukup panjang.”Warga sudah tau kalau penjualan sembako murah ini membawa 1500.Akhirnya mereka protes dan sempat dorong dorongan sambil teriak teriak,”katanya.

Rizki menjelaskan, penjualan sembako murah diantaranya berisi beras 5 kilo.Telor 15 butir.Ikan 7 ekor. Ayam satu ekor, daging sapi sekilo dan Susu satu dus. Penjualan murah itu umumnya untuk warga yang mempunyai KJP.

“Ada perbedaannya antara warga yang memiliki KJP dengan PPSU.Kalau PPSU tidak mendapatkan susu.Sementara bagi warga yang memiliki KJP, mereka mendapatkan sembako murah lengkap dengan susu,”ucap Rizki.

Berita Terkait