Beranda Peristiwa Megapolitan Transjakarta Membuka Rute Khusus Bagi Warga Yang Ingin Menikmati Jakarta Fair 2018

Transjakarta Membuka Rute Khusus Bagi Warga Yang Ingin Menikmati Jakarta Fair 2018

Transjakarta Membuka Rute Khusus Bagi Warga Yang Ingin Menikmati Jakarta Fair 2018
Peta Jaringan Transjakarta. Foto: twitter@PT_TransJakarta

JAKARTA, Pelitajakarta.com – Perseroan Terbatas Transportasi Jakarta (PT Transjakarta) membuka rute khusus bagi warga yang ingin menikmati kegiatan di kawasan JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat.

“Bagi warga yang ingin berkunjung ke Jakarta Fair di Kemayoran, kami menyediakan layanan bus khusus,” kata Direktur Utama PT Budi Kaliwono di Jakarta, Kamis (24/5/2018).

Menurut dia, terdapat empat titik pemberangkatan layanan bus khusus menuju Jakarta Fair 2018, antara lain, kawasan Monumen Nasional (Monas), Pusat Grosir Cililitan (PGC), Kampung Melayu, dan Pulogadung.

Keempat rute tersebut beroperasi mulai pukul 15.00 hingga 23.00 WIB pada hari kerja, sedangkan pada akhir pekan atau hari libur, layanan bus khusus itu dimulai pukul 09.00 hingga 23.00 WIB.

Transjakarta Membuka Rute Khusus Bagi Warga Yang Ingin Menikmati Jakarta Fair 2018 menyiapkan delapan bus untuk memfasilitasi warga yang ingin berkunjung ke Jakarta Fair 2018. Jumlah bus dapat ditambah sesuai dengan permintaan dari pelanggan,” ujar Budi.

Baca Juga:  Polisi Gerebek Kampung Ambon Ditemukan 18 Kg Sabu

Ia menuturkan bahwa warga yang ingin mengunjungi Jakarta Fair dengan menggunakan layanan Bus cukup membayar ongkos tarif sebesar Rp3.500,00 per penumpang.

“Pemanfaatan moda transportasi umum tentunya juga akan membantu Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk merealisasikan target pengunjung yang mencapai 6.000.000 orang dengan nilai transaksi Rp7 triliun,” ungkap Budi.

Jakarta Fair Tahun 2018 berlangsung mulai 23 Mei hingga 1 Juli mendatang. Pada Rabu (23/5) malam, Jakarta resmi membuka “event” tersebut.

Penyelenggaraan Jakarta Fair tahun ini mengangkat tema “Jakarta Fair Turut Berjuang Menyukseskan Meeting, Incentive, Conference, and Exhibition (MICE) Indonesia dalam Pembangunan Ekonomi Nasional”.