by

YKMI Bangun 155 Rumah Hunian Sementara di Lombok

Pelitajakarta.com – Yayasan Kemanusiaan Muslim Indonesia (YKMI) didukung oleh Muslim Aid UK, Muslim Aid USA dan WF-Aid membangun 155 unit rumah hunian sementara di Lombok Utara. Hal ini merupakan solusi untuk membantu korban gempa di Lombok yang kehilangan tempat tinggal.

“Saat ini sudah terbangun 75 unit di desa Teniga. Masyarakat sudah menghuninya. Sisanya kami targetkan selesai pada akhir Januari 2019.”Ujar Manajer Program YKMI, Tatang Husaini. (9/01).

YKMI Bangun 155 Rumah Hunian Sementara di LombokRumah hunian sementara ini dibangun di lahan milik warga pengungsi dan didesain sesuai kebutuhan warga setempat.

“Huntara ini berukuran 6×4 meter. Berpondasi kayu dengan dinding anyaman bambu dan beratapkan spandek. Terdapat fasilitas satu kamar tidur dan satu ruang keluarga. 30 persen huntara yang kami bangun merupakan rumah panggung.”Kata Tatang.

Menurut Tatang, pembangunan rumah hunian sementara ini untuk membantu meringankan beban para pengungsi yang sudah lama tinggal di tenda-tenda pengungsian.

“Hunian ini bersifat sementara. Sembari mereka (para pengungsi) menunggu untuk mendapatkan bantuan hunian tetap dari pemerintah.”Ungkap Tatang.

Salah satu penerima manfaat program, Ahmayadi (43 tahun) mengatakan rumah yang dibangun oleh YKMI nyaman dan layak ditinggali. “Ini soalnya bahan-bahan bangunannya tidak berbahan berat, terutama untuk dinding dan atap.”Pungkasnya.

Selain membangun rumah hunian sementara, YKMI juga membangun sarana air bersih, mendistribusikan hygiene kit, terpal, tikar dan sembako untuk para pengungsi disaat waktu tanggap darurat bencana berlangsung.

Berita Terkait