Beranda Entertainment Anugerah LSF 2017 Sosialisasikan Program Sensor Mandiri

Anugerah LSF 2017 Sosialisasikan Program Sensor Mandiri

207
Anugerah LSF 2017 Sosialisasikan Program Sensor Mandiri

JAKARTA, Pelitajakarta.com – Lembaga Sensor Film (LSF) mengumumkan pemenang Anugerah LSF 2017, di Balai Kartini, Senin (6/11/2017). Penyelenggaraan Anugerah LSF 2017 merupakan yang pertama kalinya diadakan, dan akan terus dilaksanakan setiap tahunnya. Anugerah LSF 2017 sekaligus menjadi bagian dari rangkaian sosialisasi sensor mandiri yang diprogramkan oleh Lembaga Sensor Film Indonesia.

Ketua LSF, Ahmad Yani Basuki mengatakan Anugerah LSF 2017 merupakan apresiasi LSF kepada kalangan pembuat film dan masyarakat penonton. “Tugas LSF bukan hanya duduk melakukan sensor dan mengklasifikasi film usia 13, 17 dan 21, yang ternyata masih dilanggar oleh penonton. Masih banyak masyarakat yang belum memiliki kesadaran sensor mandiri, dan juga pembuat film,” jelas Ahmad Yani, dalam acara malam pengumuman Anugerah LSF 2017, yang dihadiri Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Prof Dr Muhajir Effendy, Ketua PPFI Firman Bintang, Ketua GPBI Johny Syafruddin, anggota Komisi X DPR RI, Drs. A.H Mujib Rohmat, dan tamu lainnya.

Penghargaan Anugerah LSF  didasarkan pada penilaian dari segi penyensoran dengan mengedepankan unsur edukasi dan kearifan lokal. Dari hasil penilaian tersebut, untuk kategori  Film Bioskop diraih film ‘Silariang’ produksi PT Art2tonic Makassar. Sedangkan untuk kategori Serial, penghargaan diberikan kepada sinetron ‘Para Pencari Tuhan’ produksi Demi Gisela Citra Sinema, dan kategori FTV diraih FTV ‘Namaku Sugeng Rawuh’ produksi Dharmawangsa Studio X/Screenplay).

Selain ketiga kategori tersebut, panitia juga mengumumkan para pemenang Lomba Penulisan Artikel, Lomba Poster dan Lomba Video Iklan Layanan Masyarakat dengan tema ‘Sensor Mandiri’.

Pemenang Lomba Penulisan Artikel:

  • Juara I: ‘Rumah SEMARAK (Sensor Mandiri Remaja dan Anak) Mengawal Tontonan, Meraih Masa Depan’ karya Fadly Yashari Soumena (Biringkanaya, Makasar, Ujungpandang)
  • Juara II: ‘Budayakan Sensor Mandiri Melalui Gerakan AGSI (Aku Generasi Swasensor Indonesia)’ karya Ana Westy Martiani (Singkawang Tengah, Kalimantan Barat)
  • Juara III: ‘Kenali, Awasi, dan Sharing, Cara Ampuh Bagi Orangtua untuk Menyaring Tontonan’ karya Puspita Palupi (Samadua, Aceh Selatan)

Pemenang Lomba Poster:

  • Juara I: Ferry Firmansyah (Tabanan, Bali)
  • Juara II: Supriyanto (Tangerang, Banten)
  • Juara III: Dito Sugito (Tangerang, Banten)

Pemenang Lomba Video Iklan Layanan Masyarakat:

  • Juara I: Hegar Permana (Warudoyong, Sukabumi, Jawa Barat)
  • Juara II: Albert Leo (Wisma Angka Pura, Jakarta Pusat)
  • Juara III: Dita Ramayani (Patumbak, Deli Serdang, Sumatera Utara)