oleh

Pemerintah Mencanangkan Gerakan Nasional UMKM Go Online

JAKARTA, Pelitajakarta.com – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika serta Kementerian Koperasi dan UKM mencanangkan ‘Gerakan Nasional UMKM Go Online’ dan menargetkan 8 juta UKM Go Online sampai tahun 2019 mendatang.

“Kami punya target bagaimana go online-kan UKM mencapai delapan juta sampai 2019,” kata Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara, di Jakarta, Rabu, (15/11/2017).

Menkominfo mengatakan, dengan adanya perkembangan teknologi dan bisnis saat ini berpotensi untuk menciptakan peluang usaha baru di masyarakat. “Menumbuhkan entrepreneur baru, ini yang diangkat oleh Bapak Presiden,” tuturnya.

Berdasarkan hasil survei UMKM yang telah online, disimpulkan bahwa berjualan secara online dapat meningkatkan pendapatan UMKM hingga 26 persen. Selain itu, penyerapan tenaga kerja pun meningkat dan akhirnya berimbas pada ekonomi nasional secara berkala.

Akan tetapi, saat ini baru sekira sembilan persen UMKM Indonesia yang online, atau berkisar 2,6 juta UMKM. “Kita menumbuhkembangkan UMKM agar menjadi pemain utama dalam ekonomi digital. Saat ini baru 2,6 juta UMKM yang sudah go online. Kita dorong 8 juta UMKM go online,” katanya.

Visi ekonomi Indonesia 2020 ialah menjadi “The Digital Energy of Asia” dengan target pertumbuhan transaksi e-Commerce sebesar USD 130 milyar. Untuk mencapai visi ini, UMKM yang merupakan tulang punggung Indonesia dengan kontribusi mencapai 58% pada Produk Domestik Bruto Nasional perlu diberdayakan.

Menteri Kominfo Rudiantara menyampaikan program UMKM online ini menurunkan gap kesenjangan kesejahteraan untuk mendorong ekonomi sharing. Ia mencontohkan, bagaimana tokopedia dari 2.4 juta merchantnya, ada 80 % yang tadinya tidak pernah berUMKM akhirnya berUMKM, artinya 80 persen menumbuhkan UMKM baru. Begitu juga Gojek yang menumbuhkan enterpreneurship baru.

Untuk mencapai visi ekonomi Indonesia pada tahun 2020, seluruh stakeholder sepakat untuk bekerja sama dalam memberdayakan UMKM dalam ranah Online dan menjadikan UMKM Go Online sebagai visi bersama. Adapun pihak- pihak yang berpartisipasi dalam ekosistem UMKM Go Online, antara lain Marketplace (Lazada, Shopee, Blibli.com, Bukalapak, Tokopedia, BLANJA.com, MatahariMall.com), Kementerian dan Lembaga (Kementerian Koperasi & UKM, Kementerian Perdagangan, Kementerian Koordinator Perekonomian), Komunitas (Dekranas, PPLIPI, Kowani, KADIN, Japnas, IPEMI), Otoritas (BI), Asosiasi dan pihak lainnya (IDEA, Nurbaya), dan Pemda.

Berita Terkait