Beranda Peristiwa Megapolitan Gubernur Akan Ubah Peraturan Kawasan Monas untuk Penyelenggaraan Acara dan Kegiatan Warga

Gubernur Akan Ubah Peraturan Kawasan Monas untuk Penyelenggaraan Acara dan Kegiatan Warga

201
Gubernur Akan Ubah Peraturan Kawasan Monas untuk Penyelenggaraan Acara dan Kegiatan Warga

JAKARTA, Pelitajakarta.com – Setelah mewacanakan bakal merevisi aturan bagi kendaraan roda dua melintas di jalan protokol Sudirman-Thamrin, kini giliran Gubernur DKI Anies Baswedan akan mengubah Pergub yang mengatur penggunaan kawasan Monas.

Anies Baswedan mengatakan kawasan Monas akan kembali terbuka untuk kegiatan warga yang berkaitan dengan acara-acara kesenian, budaya dan kegiatan keagamaan. Dia menilai Monas, sebagai alun-alun Ibukota, bisa menjadi tempat warga berkumpul dan berkegiatan.

“DKI ingin agar monumen nasional ini menjadi tempat kegiatan warga, tentu dengan mempertimbangkan faktor keamanan dan mempertimbangkan faktor historis yang ada di lingkungan monumen nasional,” kata Anies di Balaikota, Jakarta, Senin (20/11/2017).

Anies mengatakan selama ini banyak kegiatan yang dilarang digelar di Monas, seperti kegiatan kesenian, kebudayaan dan pengajian. Dengan mengubah Pergub, kata Anies, maka semua kegiatan itu nantinya akan diperbolehkan. ”Karena itu nanti saya ubah Pergubnya,” ujarnya.

Terkait perubahan Pergub untuk kawasan Monas ini, Anies akan mengkoordinasikan dengan berbagai pihak, termasuk Istana. “Jadi kita semua mengatur ini menggunakan institusi. Jadi ada nomor peraturannya dan lain-lain nanti saya sampaikan. Intinya, kita sedang dalam proses untuk mengoptimalkan pemanfaatan monumen nasional ini,” kata Anies Baswedan kepada wartawan.

Pada 26 November 2017 nampaknya akan menjadi awal terbukanya kembali kawasan Monas untuk kegiatan seni budaya dan keagamaan. Sebelumnya, Anies mengatakan pada 26 November nanti akan digelar tausiah agama dalam rangka peringatan Hari Pahlawan. “Nanti urutan acaranya disampaikan, nanti akan ada pawai, ada marching band. Akan ada banyak kegiatan di sekitar mulai dari Dukuh Atas sampai ke Monas. Kemudian dilanjutkan juga malamnya dengan kegiatan tausiah, itu rencananya,” terang Anies.

Sejurus dengan hal itu, Wagub Sandiaga Uno juga sempat menerima pengaduan dari Persatuan Delman Betawi Jakarta yang mendatangani Balaikota, Senin (20/11/2017). Para kusir delman ini menagih janji Gubernur dan Wagub DKI agar mengizinkan lagi delman beroperasi di kawasan Monas, yang sejak era Gubernur Ahok dilarang.

Wagub Sandi mengutarakan akan segera mencarikan solusi untuk menata kembali kawasan Monas, dan mengembalikan Delman sebagai bagian dari pariwisata di kawasan itu.

“Kalau di New York, delman itu malah jadi daya tarik wisata,” kata Sandi.