Beranda Peristiwa Megapolitan Polisi Gagalkan 600.000 Butir Ekstasi Asal Belanda

Polisi Gagalkan 600.000 Butir Ekstasi Asal Belanda

170
Polisi Gagalkan 600.000 Butir Ekstasi Asal Belanda

JAKARTA, Pelitajakarta.com – Direktorat Tindak Pidana Narkotika Mabes Polri, Kamis siang (23/11/2017) mengamankan 600.000 butir pil ekstasi yang dipasok dari Belanda dan akan disebarkan ke sejumlah bandar di Indonesia.

Pil ekstasi tersebut dipasok dalam jumlah banyak untuk persediaan selama peringatan Natal dan Tahun Baru nanti.

 Stock Jakarta tipis sekali, makanya mereka bisa mengadakan barang segitu banyak untuk persiapan tahun baru, natal,” ujar Eko di kantor Bareskrim Polri, Jakarta.

Bandar-bandar akan memasok pil ekstasi tersebut ke sejumlah diskotek. Harga yang dijual terbilang cukup tinggi, yaitu sekitar Rp 600-800 ribu.

Eko mengatakan, pil berwarna merah muda, hijau muda, dan oranye itu termasuk jenis baru dan langka yang jarang masuk ke Indonesia.

Kalau dijumlahkan bisa 600.000 butir dikali Rp 600.000 berarti berapa itu? Tapi yang penting kita bisa menyelamatkan 600 sampai 200 juta anak.

Satu pil ekstasi tersebut cukup besar. Kandungan metamfetamin dalam pil sangat tinggi sehingga bisa dibagi dua atau empat bagian. Bahkan, pil berwarna oranye bisa dibagi enam karena lebih besar.

Terkait penyelundupan 600.000 butir ekstasi itu, polisi menangkap empat tersangka, yaitu Dadang Firmanzah, Waluyo, Randy Yuliansyah, dan Handayana Elkar Manik.

Mereka dikendalikan oleh dua narapidana dari Lapas Klas I Surakarta dan napi Lapas Klas I Gunung Sindur.

Untuk memeriksa dua napi tersebut, polisi akan berkoordinasi dengan pihak lapas terkait.

Keempat tersangka ini pun akan dijerat dengan pasal 112 dan 114 tahun 2009 tentang penyalahgunaan narkotika dengan ancaman hukuman kurungan penjara 20 tahun penjara atau hukuman mati. (dro)