Kolaborasi Tata Janetta dan Maia Estianty dalam Videoklip ‘Sang Penggoda’

Kolaborasi Tata Janetta dan Maia Estianty dalam Videoklip ‘Sang Penggoda’

JAKARTA, Pelitajakarta.com – Tata Janetta sukses menarik Maia Estianty untuk kembali terjun ke industri musik lagi. Lewat single terbarunya, ‘Sang Penggoda’, Tata Janetta tidak hanya melibatkan Maia untuk menggarap musiknya, tapi juga berhasil memaksa mantan istri Ahmad Dhani itu untuk muncul di videoklip Sang Penggoda.

“Ini pertama kalinya, bunda mau bermusik lagi setelah sekian lama mundur dari musik karena sudah enjoy jadi pebisnis,” ujar Tata Janetta dengan bangga menceritakan keberhasilannya membujuk Maia menggarap lagu ‘Sang Penggoda’.

Tata menjelaskan, dalam videoklip lagu ‘Sang Penggoda’ yang juga menempatkan  Maia Estianty lewat aksinya permainan pianonya, menjadikan videoklip ini berbeda dari lagu Tata Janetta sebelum-sebelumnya. “Yang sudah-sudah ‘kan ada story dalam videoklipnya. Tapi yang ini, kita lebih melihat dari sisi bunda sebagai musisi, dimana dia main piano dan aku nyanyi. Itu aja. Jadi orang yang mendengar lagunya pun sudah langsung akan mengerti,” papar Tata, saat ditemui disela-sela syuting videoklip single terbarunya, di Studio Art, Jalan Kelapa Lilin I, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Senin (5/12/2017).

Lantas apa tentang apa sebenarnya lagu terbaru yang liriknya ditulis Tata Janetta ini?

“Tentang sang pelakor… Eh, Sang Penggoda.. Judulnya Sang Penggoda!” jawab Tata, yang seolah berusaha agar lagu barunya ini tidak diasumsikan punya muatan sindiran terhadap maraknya isu ‘perebut laki orang’ alias pelakor pada saat ini.

Dalam proses pembuatan lagu ‘Sang Penggoda’ ini, Tata Janetta bertindak sebagai penulis lirik, sedangkan musik dan aransemennya digarap oleh Maia Estianty. Seperti musisi pada umumnya dalam menciptakan sebuah karya, Tata pun mengaku lirik lagu ini terinspirasi dari suatu tahapan peristiwa dalam hidupnya. “Waktu ‘kan aku lagi cerai sama Mehdi. Ya udah, aku tulis berdasarkan perasaan aku waktu itu yang dikolaborasikan juga dengan bumbu imajinasi. Kalaupun sekarang orang mengkait-kaitkan, yaa.. itu terserah orang ya.. Karena setiap orang mengartikan suatu lirik akan beda-beda pikirannya. Tapi yang jelas saya tidak berusaha untuk menyindir,” tukas mantan personil Mahadewi yang punya nama asli Sinta Dewi ini.

Ketika lagu itu dibuat sekitar delapan bulan lalu, status hubungan Tata dengan pria berdarah Iran, Mehdi Zati, memang sudah bercerai. Tapi sekarang ini, ketika lagu itu sudah jadi hingga dibuatkan videoklipnya, Tata dan Mehdi sudah resmi rujuk kembali. Terbukti, Mehdi terus mendampinginya selama proses syuting berlangsung.

“Buat aku, ya ikutin kata hati aja. Karena masih ada rasa. Gini lho… ada orang yang mungkin bisa memaafkan tapi tidak untuk kembali. Tapi kalau aku, ya hatiku memaafkan dan aku siap untuk kembali. Karena nggak ada orang yang sempurna, begitupun aku. Dia ada salah, akupun pasti ada salah. Jadi setelah introspeksi diri, aku pikir selama masih bisa diperbaiki, kenapa enggak?” ungkap Tata.

Dari penekanannya atas pernyataan Tata Janetta tentang ‘ada orang yang bisa memaafkan tapi tidak untuk kembali…’, sepertinya semakin mempertegas ketersambungan antara kisah yang dialami Maia Estianty. Tapi lagi-lagi, Tata kembali mencoba mengalihkan anggapan yang semata-mata ditujukan ke arah itu. “Hahaha… ya, diartiin aja sendiri… Pokoknya kisah yang aku tulis ini, bisa terjadi sama siapa aja.. ” ucap perempuan kelahiran 18 September 1982. “Putus cinta, dikhianati kan bisa dialami siapa saja dan di setiap waktu. Bukan cuma karena pelakor sekarang lagi ramai, terus aku bikin lagu ini, enggak gitu! Kalau ada yang kesindir, ya maaf, itu derita lo!”