Partai Gelora Indonesia: Angka Stunting Di Indonesia Memperihatinkan

Partai Gelora Indonesia Angka Stunting Di Indonesia Memperihatinkan

Pelitajakarta.com – Tingginya angka mendorong concern memperbaiki gizi anak bangsa. Sebab perbaikan gizi ini sangat penting guna membangun masa depan anak bangsa yang lebih kompetitif, sekaligus menjawab tantangan bangsa Indonesia dalam menghadapi persaingan global di masa mendatang.

Keseriusan Partai Gelora Indonesia dalam menekan jumlah angka stunting diwujudkan dengan kegiatan aksi pemberian gizi terhadap ibu hamil dan balita. Kegiatan bertema Gelorakan Gen170 ini, dilaksanakan secara serentak di 34 Provinsi di Indonesia yang berpusat di Kota Tangerang Selatan, Banten.

Ketua Umum Partai Gelora Indonesia, , mengatakan, jika aksi nyata ini merupakan salah satu kunci utama mempersiapkan generasi bangsa yang lebih baik. “Ini sejalan dengan komitmen Partai Gelora Indonesia yang bercita-cita menjadikan Indonesia sebagai kekuatan llima besar dunia,” ucapnya.

Menurut Anis Matta, jika angka stunting ini tidak bisa ditekan, maka satu dari tiga bayi yang lahir di Indonesia akan tumbuh kerdil, artinya Indonesia akan kehilangan sepertiga dari Sumber Daya Manusia (SDM), tentu inin akan menjadi beban masyarakat, negara dalam jangka panjang.

Sebagaimana diketahui, Bank Pembangunan Asia (Asian Development Bank/ADB) melaporkan prevalensi anak penderita stunting usia di bawah lima tahun (balita) Indonesia merupakan yang tertinggi kedua di Asia Tenggara. Prevalensinya mencapai 31,8% pada 2020.

Prevalensi stunting tertinggi ada di Timor Leste sebesar 48,8%. Laos berada di posisi setelah Indonesia dengan prevalensi 30,2%. Tentu saja, sebagai bagian dari anak bangsa, Partai Gelora Indonesia harus turut serta dalam membantu pemerintah guna menekan jumlah angka stunting di Indonesia yang memperihatinkan.

Karena ini bukan hanya urusan pemerintah belaka, namun juga menjadi persoalan bersama. Maka seluruh rakyat Indonesia harus saling bahu membahu memperbaiki kualitas gizi untuk ibu hamil dan balita.

“Bukan hanya memberikan asupan gizi, dalam acara ini, kami Partai Gelora Indonesia juga memberikan edukasi kepada masyarakat khususnya ibu hamil dan para ibu untuk lebih perhatian terkait dengan gizi anak. Momentum hari Ibu Nasional menjadi tonggak untuk berkomitmen bersama-sama menekan jumlah angka stunting,” jelasnya.

Tinggi badan menjadi salah satu indikator cukup atau tidaknya asupan gizi. Sebab itu, lanjut Anis Matta, kenapa Partai Gelora Indonesia memberikan tema menekan jumlah stunting berjudul Gen 170. Artinya, generasi anak bangsa Indonesia harus memiliki rata-rata tinggi badan 170cm. Jadi kita perlu memberikan perhatian khusus kepada ibu hamil dan terutama kepada bayinya setelah lahir pada 1,000 hari pertama.

“Ini adalah langkah besar kita menuju 5 besar dunia, akan kita mulai dari pembangunan manusianya dan pembangunan manusia kita mulai dari fisik postur orang indonesia dimasa yang akan datang harus mencapai rata rata tinggi 170 cm,” ucapnya.

Permasalah utama dari tingginya angka stunting di Indonesia sangat berhubungan dengan gaya hidup. “Karena itu, melali gerakan ini juga, Partai Gelora Indonesia akan mensosialisasikan Gerakan gaya hidup sehat di 34 Provinsi di Indonesia,” pungkasnya. (rls)

Exit mobile version